Pola Hidup Sehat bisa Menghindari Penyakit Kanker!

04 Februari adalah peringatan Hari Kanker Sedunia. Perlu kita ketahui bahwa Kanker adalah salah satu Penyakit Tidak Menular (PTM) di Indonesia yang menempati urutan nomor 2 setelah penyakit Jantung. Kanker juga merupakan penyebab kematian terbesar di dunia, lebih dari 18juta orang terdiagnosis kanker dan 9,6 juta orang di dunia meninggal akibat kanker setiap tahunnya.


Penyakit kanker ditandai dengan adanya sel/jaringan abnormal yang bersifat ganas, tumbuh cepat, tidak terkendali dan dapat menyebar ke tempat lain di dalam tubuh penderita. Kanker menyerang siapa saja, baik pria maupun wanita, anak-anak maupun dewasa. Banyak sekali jenis kanker yang menyerang manusia.

PTM yang menyebabkan kematian terbanyak adalah stroke sebanyak 21,1%,  jantung koroner sebanyak 12,9%, DM dengan komplikasi 6,7%, tuberklosis 5,7%, hipertensi dengan komplikasi 5,3%. Dan pembiayaan kesehatan terbesar yaitu pada jantung sebesar 10,5 T, kanker 3,4 T, stroke 2,5 T, gagal ginjal 2,3 T, talasemia 490 M. Kebayang banget kan seberapa banyak uang yang harus kita keluarkan apabila kita sudah terkena penyakit bahaya tersebut?

Fakta, Gejala dan Faktor Risiko Kanker

Sel kanker bersifat ganas dan dapat menginvansi serta merusak sel-sel normal disekitarnya sehingga merusak fungsi jaringan tesebut. Stadium dini (awal) kanker tumbuh setempat dan tidak menimbulkan keluhan ataupun gejala. Hal ini sering menyebabkan orang yang sudah terkena kanker tidak menyadarinya.

Faktor risiko adalah kondisi yang dapat meningkagkan terjadinha suatu penyakit dan berikut adalah faktor risiko yang dapat menyebabkan terjadinya kanker:

• Makanan yang kontak dengan zat-zat kimia yaitu 6P (Penyedap, Pewarna, Perasa, Pengawet. Pengasinan, Pengasapan)
• Polutan
• Diet tidak seimbang, rendah serat, tinggi lemak
• Kurang aktifitas fisik
• Paparan asap rokok dan produk tembakau
• Paparan lingkungan berbahaya
• Konsumsi alkohol
• Perilaku seksual yang berisiko
• Paparan sinar ultra violet
• Heriditas / keturunan

Di Indonesia, prevalensi penyakit kanker juga cukup tinggi, dimana meningkat dari 1,4 per 1000 penduduk (riskeddas, 2013) menjadi 1,8 per 1000 penduduk (riskesdas, 2018). Data WHO (globocan 2018) menyebutkan terdapat sekitar 348.809 kasus baru kanker dan angka kematian di Indonesia mencapai 207.210, hal ini disebabkan karena sebagaian besar (sekitar 65%) pasien datang saat stadium sudah lanjut sehingga penanganannya lebih bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup atau paliatif dibandingkan dengan tujuan mengontrol kanker dan mencegah penyebaran/kuratif.

Kebanyakan dari kita sebagai generasi Z, lebih menyukai sesuatu yang cenderung instan, malas bergerak dan lebih suka rebahan dibandingkan melakukan aktifitas. Belum lagi konsumsi makanan dan minuman yang tidak sehat dan tinggi kadar gula seperti contohnya boba. Hampir semua orang pasti sudah pernah mencoba mengkonsumsi boba, dan bahkan ada yang meminum boba layaknya meminum air mineral. Yang pastinya risiko terkena obesitas sangatlah tinggi.

Kanker dapat dikatakan sebagai penyakit gaya hidup karena dapat dicegah dengan melakukan gaya hidup sehat dan menjauhkan faktor risiko terserang kanker. 43% kanker dapat divegah dan dilakukan deteksi dini seperti kanker leher rahim, kanker payudara dan kanker kolorektal. Itulah mengapa gaya hidup sangat mempengaruhi bagaimana kualitas hidup seseorang agar senantiasa sehat dan juga terhindar dari penyakit kanker.

Pola Hidup Sehat untuk Menghindari Penyakit Kanker


Untuk mengatur pola hidup sehat, kita harus memulai sedini mungkin dan juga konsisten. Karena mengubah gaya hidup akan sangat berpengaruh dengan kesehatan kita. Lalu pola hidup seperti apa yang harus kita jalani agar senantiasa sehat dan juga terhindar dari penyakit kanker?

1. Konsumsi Makanan Sehat dan Menjaga Berat Badan Ideal

Memakan buah dan sayur yang cukup, coha untuk memenuhi kebutuhan buah dan juga sayur lima porsi setiap harinya. Karena tidak ada satupun jenis makanan yang memiliki kandungan gizi lengkap, sehingga kita harus mengonsumsi beragam makanan untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Penuhi kebutuhan karbohidrat dan pilihlah makanan yang memiliki kandungan serat yang tinggi.

Penuhi kebutuhan protein yang berasal dari hewani dan sumber protein nabati. Serta jangan lupa penuhi kebutuhan lemak yang berasal dari kacang-kacangan, alpukat, susu dan produk olahan lainnya.

Beberapa tahun terakhir, terjadi peningkatan kasus obesitas. Terlebih lagi setelah ramainya minuman boba di Indonesia, kasus obesitas atau kelebihan berat badan dapat meningkatkan risiko kanker. ak dari itu dengan memiliki berat badan yang ideal adalah sesuatu yang penting untuk kesehatan, salah satu caranya dengan berolahraga secara teratur dan menjaga asupan harian.

2. Olahraga Secara Teratur

Dengan olahraga teratur dapat membantu mengendalikan berat badan. Karena dengan olahraga mampu mengurangi timbunan lemak dalam tubuh. Olahraga juga dapat meningkatkan metabolisme karena tubuh kita membakar lebih banyak kalori.

Nah untuk para generasi rebahan, waktunya memilih. Mau hidup sehat dengan rajin berolahraga agar badan senantiasa sehat atau rebahan yang malahan menimbulkan banyak penyakit berbahaya? You decide!

3. Menghindari Rokok dan Minuman Beralkohol

Sekitar 90% kasus kanker paru-paru berhubungan dengan konsumsi rokok. Dengan berhenti merokok kita akan mencegah risiko kanker paru-paru, walaupun sulit namun dengan berupaya mengurangi akan semakin baik. Tidak ada kata terlambat untuk berhenti.

Selain itu, mengkonsumsi minuman beralkohol juga dapat menyebabkan banyak penyakit kanker. Terlebih kanker mulut dan kanker payudara. Demi tubuh yang senantiasa bugar, ada baiknya mulai menghilangkan kebiasaan meminuman beralkohol ya.

4. Melindungi Kulit dari Paparan Sinar Matahari

Sering terpapar matahari secara langsung dapat menyebabkan kulit kita berisiko terkena penyakit kanker kulit, apalagi jika kita sering beraktifitas di luar ruangan. Ada 2 jenis sinar matahari, yaitu UVA dan UVB. Sebaiknya kita menggunakan sunscreen untuk menghindari paparan sinar matahari secara langsung. Namun bukan berarti kita tidak boleh terkena matahari, karena matahari juga memiliki fungsi penting bagi kulit agar senantiasa mendapatkan vitamin D.

4 cara di atas dapat dilakukan untuk menghindari terkena penyakit kanker dengan memulai pola hidup yang sehat. Dan lagi, jangan lupa untuk rajin melakukan medical check-up untuk memastikan tubuh kita memang selalu sehat dan tidak terlambat apabila ada hal yang harus ditangani. Semoga bermanfaat!

No comments