Setelah
perjalanan 4 Negara ASEAN yang meliputi Malaysia, Vietnam, Kamboja dan Thailand pada bulan Februari lalu, seketika saya tersenyum mengingatnya. Berangkat dengan berbekal uang pas-pasan selama 19 hari. Ya, berkelana
sendiri mengikuti langkah kaki dan apa yang hati saya katakan. Saya melewati
batasan saya sekaligus keluar dari zona nyaman hanya sekedar untuk mencari
pengalaman yang berharga. Walaupun membawa uang pas-pasan, namun saya harus
tetap bisa bertahan hidup dan juga tetap menikmati perjalanan saya tanpa
merasakan beban sedikitpun.
Free Destination in Cambodia Worth to Visit (One Fine Day Strolling by Bike)
Wednesday, March 21, 2018
Perjalanan darat dari HCM menuju Kamboja memakan
waktu kurang lebih 18 jam, karena gue beli obat tidur jadi 18 jam gak terlalu
berasa. Tapi yang berasa itu rasa lapar, seharian gue cuma makan roti kering
dan sampai akhirnya gue kurus-kering. Selain itu, gue juga puasa ngomong selama
18 jam. Gimana engga? Gak ada yang bisa bahasa inggris di bis, jadi gue cuma
bisa diam dan membisu. Mulanya ada yang ngajak gue ngobrol, tapi pake bahasa
khmer karena gue gak paham jadi cuma bisa geleng kepala. Huft.
Siem Riep Pub Hostel Cambodia Review
Ini hostel,
sebelum gue tempati (bahkan saat gue mensortir harga di situs booking(dot)com)
dia ini bukan hostel yang termurah di Siem Riep. I mean, masih banyak yang
lebih murah dari hostel ini, tapi walaupun gue udah berkali-kali liat hostel
lain, gue masih jatuh cinta sama hostel ini tanpa alasan yang jelas. Mungkin
karena; pertama dia menyediakan female dorm dan kedua kamar mandinya di dalam.
Dia juga ada fasilitas kolam renangnya, ya walaupun gue juga gak akan berenang
sih. Tapi gue suka aja viewnya. Dan akhirnya gue memutuskan untuk book hostel
ini 2 hari, yang mulanya gue mikir ga mau lama-lama di Kamboja dikarenakan
apa-apa menggunakan dollar disini. Jadi otomatis akan terasa mahal. (Baca juga: Lee Backpacker Hostel Ho Chi Minh Vietnam)
Subscribe to:
Posts (Atom)




