Hari Toilet Dunia: Pentingnya Menjaga Kebersihan Toilet

by - November 24, 2019

19 November diperingati sebagai Hari Toilet Sedunia Tahun 2019, Hari Toilet Sedunia ini mengusung tema 'Sanitasi Aman, Mulai Kapan?'. Gue bersama teman blogger serta vlogger lainnya menghadiri diskusi mengenai #KapanSanitasiAman. Gue pribadi sebagai orang yang sangat concern terhadap kebersihan toilet sangat tertarik dengan tema pembicaraan ini. Bagaimana tidak? Toilet adalah tempat yang cukup sering kita gunakan. Pernahkah kita memikirkan betapa banyak penyakit dan bakteri yang ada di toilet? Maka dari itu pentingnya kita merawat kebersihan toilet.


To be really honest, gue itu orang yang termasuk sering menggunakan toilet ya bisa dibilang sih beser. Saat gue sedang melakukan perjalanan, gue paling takut ngecek kondisi toiletnya karena takut banget shock dan malahan nggak jadi pengen ke toiletnya. Dan perlu kita tau bahwa toilet umum menyumbang banyak penyakit yang disebabkan oleh bakteri berbahaya seperti Staphylococcus (salah satu bakteri pemakan daging), Norovirus (bakteri jenis serangga yang biasa terdapat dikapal), E.Coli, Shigella dan Streptococcus. Pernah suatu ketika saat gue sedang menaiki kapal untuk berpindah kota, gue memutuskan untuk tidak ke toilet karena jujur.. Ngeliatnya aja udah bikin jijik duluan!

SANITASI AMAN, MULAI KAPAN?


Sanitasi adalah perilaku disengaja dalam pembudayaan hidup bersih dengan maksud mencegah manusia bersentuhan langsung dengan kotoran dan bahan buangan lainnya. Dengan harapan usaha ini akan menjaga dan meningkatkan kesehatan manusia.

Saat ini Indonesia telah menunjukkan kemajuan dalam menyediakan akses sanitasi. Berbeda dengan jaman dahulu, yang orang-orang sangat tidak tertib dalam membuang kotoran mereka. Itu adalah salah satu penyebab banyak manusia yang sakit akibat terpapar bakteri pada kotoran manusia yang dibuang sembarangan.


Tahun 2018, akses sanitasi ke toilet mencapai lebih dari 74,5% termasuk 7% sanitasi aman. Tapi sayangnya tidak diikuti dengan penurunan diare dan stunting. Kementrian lingkungan hidup pada tahun 2017 bahwa 75% sungai di Indonesia tercemar, 60% polutan disumbangkan oleh air limbah domestik yang tidak diolah. Pengelolaan sanitasi terkait air limbah domestik sangatlah penting, karena melibatkan kualitas hidup masyarakat.

Tujuan dan manfaat dari Sanitasi adalah menjamin kebersihan lingkungan manusia agar terwujud suatu kondisi yang sesuai dengan persyaratan kesehatan serta untuk mengembalikan, memperbaiki dan mempertahankan kesehatan manusia. Manfaat lainnya yaitu:

1. Terciptanya lingkungan yang lebih bersih, sehat dan nyaman.
2. Mencegah timbulnya penyakit menular
3. Menghindari pencemaran lingkungan
4. Mengurangi persentase orang yang sakit dan hambatan dalam tumbuh kembang anak

USAID DALAM UPAYANYA MENYEDIAKAN AIR BERSIH


USAID Indonesia Urban Water Sanitation and Hygiene Penyehatan Lingkungan Untuk Semua (IUWASH PLUS) adalah program berdurasi selama 5 setengah tahun yang dirancang untuk mendukung pemerintah dalam meningkatkan akses air minum.

Seperti yang kita tau apabila air limbah domestik tidak diolah, akan memiliki pengaruh yang sangat penting bagi air bersih yang ada di Indonesia.

Bayangkan apabila air limbah domestik yang tidak dikelola dan kemudian dikonsumsi bagi kita semua tentunya akan memberikan banyak kerugian. Maka dari itu pentingnya memiliki septic tank agar berkurangnya pencemaran air bersih di Indonesia.


Bukan hanya di daerah, ternyata di Jakarta pun masih banyak sekali rumah yang tidak menyediakan septic tank. Bisa dibayangkan seluruh kotoran dalam rumah langsung mengalir ke air laut dan memberikan dampak yang buruk bagi kita semua.

PENTINGNYA SEPTIC TANK BAGI RUMAH TANGGA


Kelurahan Tebet Timur, Jakarta Selatan pada mulanya tidak memiliki septic tank untuk membuang seluruh kotoran yang ada. Namun setelah timbulnya kesadaran dari masyarakat, akhirnya mereka pun mulai membuat septic tank.


Salah satu contohnya adalah Pak Wahyono yang membuat septic tank di RT: 08/010 Kelurahan Tebet Timur. Pak Wahyono sudah menyadari bahwa bakteri dari kotoran manusia itu sangatlah berbahaya apalagi bagi tumbuh kembang anak.


Namun masih ada beberapa rumah yang belum juga menyadari akan pentingnya sanitasi bagi rumah tangga. Selain membangun septic tank kita pun harus rajin membersihkannya dengan cara di sedot minimal 2 tahun satu kali.



Pak Handri dari PD PAL JAYA menjelaskan bahwa satu mobil bisa menyedot septic tank dari 2 rumah. Nah bagi yang mau sedot septic tank bisa banget! Harganya Rp150.000 perkubik. Biasanya untuk rumah tangga 2 kubik. Jadi Rp300.000 + ppn 10% = Rp330.000 dan ini khusus untuk DKI Jakarta.


Dengan ini gue baru menyadari bahwa penting banget dalam menjaga kebersihan toilet hingga ke septic tank. Karena bersih pun sebenarnya adalah sebagian dari iman. Mulai dari sekarang yuk kita mulai untuk bersih dalam menggunakan toilet umum serta sedot septic tank demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Semoga bermanfaat!

You May Also Like

0 Comments

Newsletter

Labels