Morning Alms Giving in Luang Prabang (Sai Bat Ceremony)

by - August 27, 2019

morning-alms-giving-luang-prabang

Pada saat April lalu disaat gue berkunjung ke Luang Prabang, walaupun waktu berkunjung ke Luang Prabang ini relatif singkat, cuma 2 hari. Gue nggak mau sampe ketinggalan ceremony yang satu ini karena gue esok pagi udah nggak di Luang Prabang. Padahal hari kemarin tidur pun telat dan badan cukup sakit karena tidur di bandara (sebenernya sih udah biasa), nemu kasur pun baru banget malam ini dan malam esok bakalan tidur di bus.


what-to-do-in-luang-prabang

Oh ya, beberapa artikel di internet gue baca kalau morning alms giving ini dimulai dari pukul 05.00-07.00. Dan informasi yang gue baca di website Luang Prabang mengatakan in between 05.30-06.30 di bulan Maret sampai Oktober dan 06.00-07.00 dari bulan November sampai Februari. Gue udah nyalain alarm dari jam 04.00, karena kebetulan lagi lampu merah jadinya nggak sholat jadi pas alarm bunyi, gue tidur lagi sebentar haha untungnya nggak kebablasan. Kisaran jam 5 kurang, gue berjalan kaki ke lokasi morning alms giving.

WHAT IS MORNING ALMS GIVING??


Apa sih morning alms giving itu sebenarnya? Jadi morning alms giving ini dalam bahasa Laos nya adalah Sai Bat (Sedekah Pagi) yang merupakan budaya dari Laos Buddhist, dimana tradisi ini sudah lama ada dan masih bertahan hingga saat ini. Sesuai dengan namanya, prosesi ini dilaksanakan di pagi hari. Ritual ini adalah pemberian makan kepada biksu secara sukarela dan siapapun bisa turut serta asalkan mengikuti pedoman yang ada dan memastikan bahwa makanan yang diberikan sesuai.

laos-buddhist-culture

Setiap pagi, para biksu ini berjalan membawa mangkuk besar dan menunggu orang-orang yang sudah menyiapkan makanan. Makanan yang biasa disajikan adalah nasi ketan dan diberikan kepada setiap biksu yang lewat. Biasanya hanya satu centong per-biksu. Upacara ini harus tetap berjalan dengan hikmat.



Budaya ini sudah sangat terkenal dikalangan wisatawan, dan bahkan sudah menjadi objek wisata populer di Luang Prabang. Para turis rela untuk bangun lebih pagi untuk menyaksikan secara langsung bagaimana upacara ini berlangsung, begitupun dengan gue. Hehe

DIMANA AJA SIH KITA BISA LIHAT MORNING ALMS GIVING CEREMONY?




Ritual morning alms giving ini biasanya dilaksanakan di jalan-jalan utama dan biasanya dilaksanakan di setiap kuil. Untuk lokasi utamanya biasanya di Wat Xiengthong, Sekolah Dasar Luang Prabang dan Musium Nasional. Tapi tenang, selagi tempat kalian dekat dengan kuil kalian pasti menemukannya.

morning-alms-giving

Waktu itu gue melihat morning alms giving di Kingkisarath Rd, tepatnya dari Wat Sene dimana para biksu memulai untuk keluar. Ketika mereka membunyikan lonceng, tandanya ritual ini akan segera dilaksanakan.

DO AND DON'TS!


Satu yang harus kita ingat. Biar gimanapun ini adalah ritual agama, dimana kita harus respect terhadap upacara mereka. Bagi kita yang nggak mau ikutan alias beli makanan, cukup jadi penonton yang baik aja. Seperti yang gue bilang, upacara ini berjalan dengan hikmat sehingga tidak etis kalau kita tidak mengikuti peraturan mereka. Jadi apa aja yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat kita menonton ritual ini?

- DO


1. Kalau kalian mau ikutan ritual ini, kalian bisa membeli ketan yang masyarakat jual. Kalau nggak salah harganya kisaran 100 kip (CMIIW).


2. Memakai pakaian yang pantas dan juga sopan.
3. Datang sebelum upacara dimulai untuk mejaga kehikmatan berlangsungnya ritual.

sai-bat-ceremony

- DON'TS


1. Jangan berdiri terlalu dekat dengan para biksu apabila kita tidak turut serta dalam memberikan makanan.
2. Jangan menyalakan flash apabila ingin mengabadikan moment, pastikan jika mengambil foto dengan handphone, suara foto sudah dimatikan.
3. Jangan melakukan kontak fisik dengan para biksu dan jaga jarak saat mengikuti upacara tersebut.


luang-prabang-culture

Intinya jaga sikap kita dan jangan merusak moment yaaa. Enjoy your trip in Luang Prabang. Semoga Bermanfaat!

You May Also Like

1 Comments

  1. Aku baru tahu ada ritual kayak gini Mar. Semoga suati saat bisa liat langsung jugak kayak kamu. Hehe

    ReplyDelete

Newsletter

Labels