Suggestion Itinerary Anti-Mainstream Beach in North Lombok

by - December 17, 2017

Jadi postingan ini sebenernya related with Wonderful West Nusa Tenggara (Backpacking to Lombok & Bima). Dari bulan Juli akhirnya baru bisa posting lagi. Seperti yang gue bilang di postingan sebelumnya, gue bakal kasih itinerary based on my experience in Lombok.


Gue stay di Lombok Barat, dekat dengan ibu kota Lombok yaitu Mataram. Dekat juga dengan Universitas Mataram. Pantai terdekat dari lokasi gue adalah pantai senggigi. Hari ke 9 ini, bakalan gue abisin untuk berjalan-jalan sepenuhnya karena sebelumnya gue belum merasa puas dengan itinerary yang akhirnya gagal semua. Saran gue kalau mau ke Lombok, telusuri satu persatu. I mean, kalau kalian mau ke Lombok Timur seharian habisin lokasi disana. Karena di Lombok ini banyak banget tempat wisata yang worth it. Anyway, gue gak Gili dikarenakan ombak yang cukup tinggi saat gue disana. Jujur patah hati, tapi yaudahlah ya.

DAY 9 (Pantai Pandanan, Pantai Nipah, Vila Hantu, Pantai Senggigi)
Gue mulai dari menelusuri yang paling jauh, yaitu Pantai Pandanan yang berada di ujung Utara Lombok tepatnya ada di Desa Malaka. Dari rumah menuju ke Pandanan ini kisaran 1 jam dengan mengendarai sepeda motor, sepanjang jalan gue dihadapkan dengan pemandangan yang gak bisa gue tulis dengan kata-kata. Indah banget! Pantainya juga masih bersih dan sepi pengunjung. Di Lombok setiap kita berkunjung ke pantai, kita tidak dikenakan biaya masuk pantai, cukup bayar uang parkir kita bisa explore pantai sepuasnya.

Desa Malaka, orangnya ga mau minggir. kzl



Setelah puas berjam-jam disini, gue dan yang lain langsung move untuk makan siang di pinggir jalan, makan ikan bakar tepatnya di Pantai Nipah. Lagi-lagi, pantai ini masih sangat sepi. Jarang pengunjung. Jadi gue bisa puas buat ngambil foto.

Lagi nyari duit jatoh.

Dikarenakan kita berangkat sudah cukup siang, jadi berasa di kejar-kejar waktu. Gak bisa untuk stay terlalu lama. Kemudian gue pindah lagi ke lokasi selanjutnya, yaitu Vila Hantu. Agak horor juga mulanya, tapi ternyata pemandangannya itu.... bener-bener deh! Ah ya, disini tepatnya memori gue ke format. Disaat memori actioncam gue penuh, dan gue berinisiatif memindahkan memori hp untuk menggantikan sementara. Namun, pada akhirnya malah jadi ke format. Setelah memori keformat, gue jadi rada males gitu buat lanjutin lagi. Ingin pulang aja rasanya. Cuma ya gimana lagi, nasi udah jadi bubur. Nikmatin aja.



Di Vila Hantu, pemandangannya ga bisa dijelasin dengan kata-kata dan foto.
Lanjut opsi terakhir, mau liat sunset di senggigi. Dari semua yang gue kunjungi, cuma pantai ini yang dikenakan biaya masuk. Efek ini pantai banyak pengunjung kali ya? Oke deh, dengan membayar 15rb biaya masuk dan 5rb bayar parkir. Kita dipersilahkan masuk. Yang pertama kita lakukan disini adalah beli mutiara, berhubung gue udah terlanjur bete jadi gak sempet fotoin mutiaranya. Dan juga beli baju sebagai oleh-oleh. Entah kenapa sore itu penuh banget pantainya, dan gue gak menemukan “kespesialan” pantai ini. Hanya terlihat biasa aja. Dan pada akhirnya cuma berkunjung sebentar kemudian pulang.






 Lanjutan postingan hari terakhir bisa klik disini!

You May Also Like

0 comments

Newsletter

Labels