Backpacking Singapore-Melaka-KL Story ( DAY 2 = Siloso Beach, Universal Studio, Bugis Street, Haji Lane, Orchard Rd, Chinatown )

by - March 12, 2017

Ekspetasi memang selalu berbeda dengan realitas. Yang di itinerary mau berangkat ke Sentosa Island jam 06.00, kemudian rencana semalam jam 08.00 dan faktanya jam 09.00 baru jalan. Yap, kesiangan coy. Mungkin efek udah terlalu capek dan kebanyakan jalan plus nyasar. Sekitar jam 07.00 baru bangun, langsung rapih-rapih karena jam 12 nanti waktunya check out. Padahal diluar disediakan sarapan roti, tapi berhubung gue orang Indonesia tulen yang mempunyai kebiasaan makan berat untuk sarapan, alhasil gue dan temen gue masak pop mie yang gue bawa. Disaat kita berdua lagi makan, gak sengaja denger orang eropa ngomong “masih pagi kok udah makan mie.” Kurang lebih kalau di translate bahasa kaya gitu. Yaaaaaaaa cuek aja lah ya, perut-perut gue. Dari pada gue kelaperan nantinya hehe.. Selesai sarapan dan merapihkan kasur, gue dan Alin bergegas menuju Sentosa Island. 
Senyum gue senyum pepsodent banget ya?
Dari Bugis Station menuju HarbourFront untuk menaiki sentosa express, sentosa express ini berada di lantai 3 Vivo City Mall dan gue cukup mengikuti panah yang tertera. Informasi disini sangat jelas, jadi gak usah takut kesasar guys! Harga karcisnya $4 untuk pulang pergi. Gue memulai perjalanan gue dari paling ujung, yaitu Siloso Beach. Disini sih gak terlalu ramai, cuma ada sekeluarga yang gue yakin orang Chinese, karna dia ngomong pake bahasa mandarin. Gue gak terlalu lama disini karna banyak yang mau gue tuju hari ini, setelah dari Siloso Beach langsung bergegas ke Universal Studio, sekedar untuk foto-foto karena untuk masuknya MAHAL. Hahaha. Kita cukup menghabiskan lumayan banyak waktu disini, dikarenakan kita mencari spot foto yang terbaik juga dengan gaya terbaik. Berhubung disini ramai, jadi mau gak mau sedikit antri agar sepi, dan menunggu tulisan universalnya berputarpun cukup makan waktu.


Siloso Beach View
Gue, Alin dan Gendis.
Selesai foto-foto dan puas di sini, kita berjalan menuju Vivo City Mall untuk kembali ke hostel untuk check out. Sesampainya di Bugis Station saat menuju pintu keluar, gue gak sengaja salah belok. Yang seharusnya belok ke kanan malah ke kiri (pusing cyin) kemudian nyasar, padahal sih bisa aja balik lagi, cuma dikarenakan mager jadi malah lanjut terus jalan. Ternyata kita kesasar di Bugis Street, ya gak apa sih cuma pegelnya itu loh.... akhirnya gue liat pedagang-pedagang di pinggir jalan yang mengobral barang dagangannya. Tapi, gue gak tertarik buat liat-liat dan akhirnya gue lurus terus sampe gue sadar gue baru selesai ngitarin Bugis Station. Pft. Skip, sampai di hostel langsung istirahat dan mengambil tas di kamar lalu mengembalikan kunci untuk check out. Selesai check out, titip barang di loker dan istirahat sejenak. Nyeduh energen, masak mie (lagi) sebagai makan siang hari ini....




Bugis station setelah gue kelilingin :)
Efek kecapean banget nih?
Gue dan temen gue beristirahat sejenak dihostel karena nanti akan melanjutkan perjalanan lagi. Berhubung udah check out jadi kita cuma bisa duduk di bangku depan, gue memutuskan untuk mengganti sepatu gue dan memakai sendal dikarenakan gue pikir pake sendal gak terlalu pegel lah. Sekitar setengah 3, gue dan temen gue bergegas jalan ke haji lane. Kalo di Jakarta semacam galeri nasional, maksud gue tembok-temboknya yang di beri sentuhan seni, dan ibarat kemang juga, karena cafe disini terhitung mahal. Gue dan temen gue cuma keliling untuk foto-foto dan melanjutkan perjalanan ke Esplenade. Dari Esplenade, lanjut ke Marina Bay Sands, istirahat di bawah Helix Bridge dan lanjut ke Gardens Bay The Bay!!! Wohoooo.




Haji Lane
Liat kaca dikit, cekrek.
Esplenade, this is cool!
Pengennya ngejulurin tangan gitu kaya orang-orang, tapi yoweslah.

Disiplin dalam berkendara, gak ada yang melewati garis apalagi melanggar rambu lalu lintas. Semoga Indonesia bisa seperti ini kelak.
Berhubung 14 Februari, mungkin dia valentinan.
Pas liat maps, liat posisi kita sekarang ke Gardens Bay The Bay itu lumayan jauh, dan Bayfront Station yang terdekat. Berhubung si Alin ini mau cari sepatu yang di Indonesia gak available, akhirnya kita memutuskan untuk cancel Gardens Bay The Bay dan menuju ke Orchard Rd. Hal yang pertama kita lakukan setibanya di Orchard Rd adalah cari makan, dikarenakan gue laper. Dan ada McD terdekat, jadi...... kita langsung makan tanpa pikir panjang. Seselesainya makan kita bergegas jalan ke Bayfront Station, dan ternyata!!! Jauh banget coy.... sumpah, pegel banget rasanya mau gelinding aja sangking jauhnya. Padahal di maps gak jauh-jauh amat. Setibanya di Mall tersebut, kita sadar kalau kita berdua udah muterin stasiun ini. Disitulah gue mau berkata halus, hmmmm. Yang lebih menyakitkan, ternyata di Store tersebut, sepatunya sold out di All Puma Store. Untung gue sabar orangnya. Akhirnya, kita memutuskan untuk balik ke Bayfront Station dan bergegas ke Chinatown untuk beli oleh-oleh. Niat gue adalah mengumpulkan tempelan kulkas sebagai motivasi gue untuk terus melanjutkan perjalanan. Sesampainya di stasiun, kita menyempatkan diri untuk duduk sebentar, dikarenakan kaki udah cukup keram. Sakit, nyasar terus. Hahahaha. 

You are here ke Bayfront MRT gak jauh kan ya? hmm..
Singapore Flyer

Pas sampai di Chinatown, kita gak banyak keliling. Cuma beberapa toko terdekat saja yang kita kunjungi sekali lagi, penyebabnya adalah kaki udah gak bisa diajak kompromi. Yap, selesainya beli oleh-oleh kita balik ke hostel untuk mengambil tas dan juga melanjutkan malam ke dua kita ini untuk tidur di bandara Changi Airport. Gue numpang mandi dulu di hostel dikarenakan esok gue gak bakalan bisa mandi karena mau langsung lanjut ke Melaka, selesai mandi gue nungguin temen gue untuk berganti pakaian juga. Dan ada orang Turki yang ngajak gue ngobrol dibangku luar, dia memberikan gue Kari yang sedang dia makan. Awalnya gue gak enak untuk ngambil banyak, sampai akhirnya dia bilang kurang lebih “makannya kenapa dikit-dikit, kaya bukan orang Islam?” sueeeeeeeeeee.... wkwkwk, gue kan tau diri, namanya dikasih haha. Sampai akhirnya gue makan banyak haha. Setelah kita selesai melakukan semuanya dan mau berangkat ke bandara, ada orang Indonesia yang datang dan ngajak kita ngobrol. Gue bilang mau tidur di Changi, lalu apa yang dia bilang? Katanya gak bakalan bisa blablabla, sampai akhirnya ada orang Malaysia yang turun bicara dan membuat suasana disitu tegang hanya karna kita mau tidur di Bandara hahaha. Jadi orang Malaysia ini bilang gak apa-apa, sedangkan orang Indonesia ini bilang gak boleh. Selesai perdebatan tersebut orang Malaysia ini nanya gue mau kemana setelah ini, gue jawab gue mau ke Melaka dan lanjut ke KL, dia tanya gue tidur di mana pas di KL. Gue bilang, gue udah booking hostel di daerah Chinatown, dan kalian tau apa? Apa? Apa? Dia bilang disana gak aman, banyak maling dll, seketika gue takut. Secara gue disana bakalan sendiri- dan gue langsung menghubungi kenalan gue di Malaysia dan bertanya boleh atau engga stay di tempat dia. Dan balasannya positif. So, gue langsung tenang. Pft........

Miring ya? Efek buru-buru.
Efek 14 Februari, gandengan dimana-mana.
Kaulah penyelamat!
Jam 10 kita berjalan dari hostel menuju ke Bugis Station dan menuju Changi Airport, ada satu yang belum terpenuhi. Yaitu nyobain Chizza yang cuma avail di Singapore! Haha, gue langsung bertanya ke Seri, apakah ada KFC di Changi dan dia memberi tau letaknya ada dimana. Wohoooo!!! Setibanya di Changi kita bergegas menuju Terminal 1 karena disana letak KFC dan tempat kita tidur nanti, hahaha. Mostly orang Singapore bilang chizza itu biasa aja akhirnya kita patungan untuk belinya. Setelah nyobain, not bad laaaaaa. Masih enak kok. Dan seengganya pernah nyobain....



Mozzarellanyaaaaaaaaaaaaa <333
Selesai makan, kita mencari dimana spot untuk kita menggembel malam ini. Dari rekomendasi blog yang gue baca di Terminal 1 ini best place buat numpang tidur. Kita turun naik, mencari spot yang ada di foto dari referensi yang gue baca, tapi kok gak ada? Sampai akhirnya kita menyerah dan tidur disini. Karena banyak yang tidur hahaha. Kita mencari lapak kosong, pas kita duduk orang disebelah kita ngomong pake bahasa Indonesia. This world is so smol, ketemu lagi sama orang Indonesia. Kita ngobrol dan sharing pengalaman, ternyata dia nunggu flight untuk besok balik. Berhubung udah 15 Februari, temen gue dan kakak-kakak yang baru ketemu ini ngucapin selamat dikarenakan gue bertambah tua berkurang jatah umur. Kebiasaan orang Indonesia itu kalau ngobrol gak akan ada habisnya sampai gue sadar udah jam 3 pagi, gue menyerah dan tidur duluan. Hm....

Lokasi dimana kita numpang tidur.
Kakak-kakak emesh
Biaya Pengeluaran


Baca juga! 

You May Also Like

0 comments